BERITA

PETANI TEBU BUTUH SENTUHAN

MOOTILANGO (KP) – Upaya pemerintah dalam mendorong ekonomi kerakyatan nampaknya belum menyentuh langsung ke masyarakat pedesaan seperti halnya yang di alami oleh masyarakat tani yang berada di desa Sidomukti kecamatan Mootilango kabupaten Gorontalo. Masyarakat tani yang notabenenya sebagai petani tebu belum mendapatkan sentuhan langsung dari pemerintah kabupaten Gorontalo.

Pemerintah kurang agresif mengambil kebijakan dalam upaya pengembagan UMKM di kabupaten gorontalo, pasalnya sejak tahun 2015 kemarin masyarakat petani tebu ini mengelola gula merah tebu dan kegiatan pengolahan gula merah tebu ditangani langsung oleh koperasi Rukun Jaya desa Sidokmukti kecamatan Mootilango.Koperasi yang berdiri sejak tahun 2015 kemarin merupakan koperasi pembentukan inisiatif oleh masyarakat tani sendiri dan hasil pengelolaan gula merah tebu ini sudah mendapatkan perhatian oleh perusahaan pembuat kecap dan Hasilnya sudah dikirim ke Manado untuk bahan baku kecap.
Mohamad Afandi sebagai sekretaris KRJ mengatakan bahwa sehari pihaknya bisa memproduksi 700 kg gula merah tebu cair. Sementara permintaan yang harus di penuhi dari perusahaan kecap sebesar 5 ton perhari. Kurangnya sarana dan prasarana mengakibatkan pihaknya tidak bisa mencapai kuota yang ditargetkan perusahaan.

“Oleh karena ini merupakan inisiatif anggota kelompok dan masyarakat tani di desa Sidomukti, maka kami tetap berupaya semaksimal mungkin untuk memenuhi keinginan konsumen dalam hal ini pabrik pembuat kecap. Kami berharap perhatian dari pemerintah dalam membantu dana demi tercapainya peningkatan ekonomi rakyat,”ungkap Mohamad kepada wartawan KP. (*MM)

 

LAPORAN : RUSTAM DUMBI

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker