BERITA

BANYAK LAHAN PARKIR DIDUGA LAKUKAN PRAKTEK PUNGLI

GORONTALO (KP) – Keberadaan areal parkir di daerah Gorontalo bakal di tata lagi. Meski hal ini sudah ditertibkan oleh pemerintah kota dan kabupaten, namun tetap saja menjadi sumber masalah. Jangan heran jika lahan parker selama ini banyak dikuasi oleh orang perorang. Padahal sumber PAD ditempat itu cukup menjanjikan.

Dari pengamatan selama ini, lahan parker diduga banyak dijadkan objek pungli. Tanpa ada karcis yang diserahkan, petugas parker pun langsung meminta uang parker sebesar Rp. 2.000. Bahkan yang sangat mengherankan, hampir setiap ruas jalan yang dianggap banyak pengunjung dijadikan areal parker oleh oknum yang tidak bertanggungjawab.

Pihak Polda Gorontalo, dalam menggelar aksi memberantas pungli didaerah ini, akan melakukan razia terhadap sejumlah parker illegal. Bukan hanya itu, Polisi bakal menggelar razia terhadap petugas parker yang tidak memiliki surat izin melakukan pemungutan parker ke sejumlah kendaraan.

“Kami sudah menginstruksikan kepada pihak Polres untuk dapat melakukan kerjasama dengan pihak Pemda terkait penertiban parker didaerah masing-masing,” tegas Kapolda yang disampaikan Kabid Humas Polda Gorontalo.

Ditegaskan Kapolda, jika dalam menertibkan parkiran tersebut ada pihak petugas parkiran tidak menyertai retribusi atau menarik iuran yang tidak sesuai dalam aturan retribusi, maka pihak sebar pungli akan menindaklanjuti para petugas perkir illegal tersebut.

“Bila ada keluhan dalam pelayanan perparkiran, diminta kepada masyarakat untuk melaporkan ke Ombusmen Provinsi Gorontalo,  dan bila ada indikasi pungutan yang tidak resmi atau diluar ketentuan yang berlaku agar segera diinfokan atau dilaporkan ke Unit Pemberantasan Pungli tingkat provinsi atau kabupaten/kota,” tegas Kapolda.(*MM)

 

LAPORAN : RAHMAN MAHABU

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
Tags

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker